PROSES ANALISIS, ARSITEKTUR DAN DESAIN JARINGAN
Dosen : Aulyah Zakilah Ifani, M.Kom
Mata Kuliah : Analisa Desain Jaringan
Nama : Wahdi Irham Alam
NIM : 200209502019
Prodi : PTIK B 2020
PROSES ANALISIS, ARSITEKTUR, DAN DESAIN JARINGAN
Proses dimana suatu jaringan dirancang sebelum kita aplikasikan kepada pengguna jaringan tersebut.Adapun proses analisis arsitektur dan desain jaringan ini terbagi atas 3
1. Analisis (Requirement,Flow dan permasalahan nya)
Analisis jaringan input yang didapatkan yaitu keadaan jaringan,masalah sistem di jaringan,dan persyaratan pengguna atau aplikasi,sedangkan untuk output yang didapatkan yaitu deskripsi masalah jaringan nya, deskripsi persyaratan jaringan atau aplikasi, deskripsi arus lalu lintas jaringannya,dan deskripsi potensi resiko nya.
2. Arsitektur ( teknologi dan topologi)
Input arsitektur jaringan didapat dari output yang ada pada analisis jaringan diatas tadi,sedangkan untuk output nya yaitu pilihan teknologi, pilihan topologi jaringannya dan hubungan antar fungsi jaringan serta kelas peralatan nya.
Arsitektur jaringan dibutuhkan karena
Pertama, untuk mengembangkan level,struktur end to end jaringan nya.
Kedua dapat memilih topologi dan teknologi yang akan dibuat.
Ketiga yaitu menentukan hubungan antar fungsi jaringannya.
Arsitektur jaringan ini terfokus pada pencarian desain jaringan terbaik.
3. Desain ( Peralatan dan informasi yang tepat untik digunakan)
Untuk input dari desain jaringan didapat dari output arsitektur jaringan diatas,sedangkan untuk output nya yaitu mendapatkan pilihan vendor untuk jaringan,mendapat penyedia layanan jaringan,dan mendapat hasil blueprint(rancangan gang terdiri dari tahapan tahapan).
Mengapa kita harus ada yang namanya analisis desain jaringan,karena untuk dapat hasil detail dari sebuah jaringan yang akan digunakan atau dibuat nantinya.
hasil desain jaringan yang logis,dapat diproduksi ulang,dan dapat dipertahankan sangat diperlukan untuk mempelajari cara user atau perangkat yang digunakan.
Terdapat beberapa strategi dalam membangun suatu jaringan.
1. Terfokus pada pengalaman suatu perusahaan
2. Dapat mendefenisikan masalah yang ada.
3. Mengelola kebutuhan customer

Komentar
Posting Komentar